Apakah Anggota Dewan Kota Jakarta Selatan yang tepilih Kredibel dan Representatif ?

Dewan Kota / Dewan Kabupaten dalam ketatanegaraan di Indonesia hanya ada dan dikenal di wilayah DKI Jakarta. Menurut UU Nomer 29 Tahun 2007 tentang Pemerintahan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta sebagai Ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia Jo UU Nomer 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, DKI Jakarta hanya mempunyai Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di tingkat provinsi, ini sangat berbeda dengan provinsi lain di Indonesia dimana provinsi lain memiliki Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di tingkat Provinsi, Kabupaten dan Kota.

Untuk melengkapi dengan ketiadaan DPRD di tingkat Kota dan Kabupaten di DKI Jakarta, maka berdasarkan Peraturan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomer 6 tahun 2011, di bentuk lembaga musyawarah pada tingkat kota/kabupaten untuk peran serta masyarakat dalam penyelengaraan pembangunan dan peningkatan pelayanan masyarakat, yang disebut Dewan Kota/Kabupaten.

Berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomer 6 Tahun 2011 tentang Dewan Kota/Kabupaten maksud dan tujuan dibentuknya Dewan Kota/Kabupaten adalah :

  1. Pembentukan Dewan Kota/Kabupaten dimaksutkan untuk membantu Walikota/Bupati dalam penyelenggaraan pemerintah kota/kabupaten administasi.
  2. Penyelenggaraan pemerintahan sebagaimana dimaksud di atas bertujuan untuk pelaksanaan pembangunan dan peningkatan pelayanan masyarakat.
  3. Kedudukan Dewan Kota/Kabupaten merupakan lembaga musyawarah perwakilan tokoh-tokoh masyarkat pada tingkat Kota/Kabupaten Administrasi.
  4. Lembaga musyawarah tersebut merupakan wadah musyawarah yang membantu Walikota dan Bupati untuk mendorong/mengerakkan peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan pemerintah dan pelaksanaan pembangunan serta peningkatan pelayanan masyarakat.
  5. Anggota Dewan Kota/Kabupaten berasal dari tokoh-tokoh yang mewakili masyarakat Kecamatan.
  6. Jumlah Anggota Dewan Kota/Kabupaten sama dengan jumlah Kecamatan yang terdapat di Kota/Kabupaten Admanistrasi.

Sedangkan syarat-syarat menjadi anggota Dewan Kota/Kabupaten sebagai berikut :

  • Berusia sekurang kurangnya 25 tahun
  • Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
  • Setia kepada Pancasila dan UUD 1945
  • Sehat jamani dan rohani
  • Bebas narkoba serta psikotropika.
  • Pendidikan serendah-rendahnya SLTA atau sederajat dibuktikan dengan ijazah (STTB)
  • Tidak pernah di pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap dengan ancaman hukum pidan 5 (lima) tahun atau lebih.
  • Tokoh masyarakat yang mempunyai integritas, wawasan dan mendapatkan dukungan dilingkungan masyarakat setempat.
  • Sanggup untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai Anggota Dewan Kota/Kabupaten yang dibuat danditandatangani di atas kertas bermaterai.
  • Bertempat tinggal tetap secara fisik dan administrasi di wilayah kelurahan pada kecamatan yang bersangjutan sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun terakhir secara terus menerus yang dibuktikan dengan identitas kependudukan
  • Bagi pengurus yang berasal dari lembaga kemasyarakatan dan organisasi partai politik yang terpilih harus mengundurkan diri dan ri kepengurusan
  • Bagi anggota TNI-POLRI dan Pegawai Negeri Sipil pada saat pendaftaran bakal caloh harus dilengkapi dengan rekomendasi dari pimpinan instansi yang bersangkutan dan apabila terpilih harus non aktif atau cuti di luar tanggungan Negara sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Proses Pemilihan Dewan Kota/Kabupaten.

Peraturan Daerah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 6 Tahun 2011 tentang Dewan Kota/Kabupaten menetapkan bahwa Anggota Dewan Kota/Kabupaten diusulkan oleh masyarakat setempat, tahapannya adalah :

  • Pemilihan bakal calon Anggota Dewan Kota/Kabupatendi tingkat kelurahan yang dilakukan oleh PPK, dan
  • Pemilihan calon Anggota Dewan Kota/Kabupaten di tingkat Kota/Kabupaten yang dilakukan oleh PPDK
  • Pembentukan PPDK ditetapkan dengan Keputusan Walikota/Bupati.
  • PPDK berjumlah 7(tujuh) orang terdiri dari :
    • Satu orang Ketua
    • Satu orang Sekretaris
    • Lima orang Anggota
    • Masing-masing berasal dari unsur yang mewakili Perguruan Tinggi, Lembaga Swadaya Masyarakat/Organisasi Kemasyarakatan serta Kalangan Profesi di Wilayah Jakarta Selatan.
    • Komposisi keanggotaan PPDK terdiri dari :
      • Tiga orang dari unsur Perguruan Tinggi.
      • Dua orang dari Lembaga Swadaya Masyarakat/Organisasi Masyarakat
      • Dua orang dari unsur kalangan profesi.
      • Proses pembentukan PPDK dilaksanakan oleh Asisten Pemerintahan Kota/Kabupaten yang menentukan nama dan susunan keanggotaan PPDK untuk selanjutnya ditetapkan dengan keputusan Walikota/Bupati.

Menurut Perda Provinsi DKI Jakarta Nomor 6 Tahun 2011 pada tahapan di PPDK dilakukan uji kelayakan dan kompetensi.

  1. Paling lama 3 (tiga) hari sebelum diadakan Uji Kelayakan dan Kepatutan PPDK berdasarkan hasil proses verivikasi telah menetapkan nama-nama bakal calon yang akan mengikuti tahapan pada tingkat Kota/Kabupaten.
  2. Tahapan pemilihan pada tinggat Kota/Kabupaten sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dilaksanakan melalui Uji Kelayakan dan Kepatutan terhadap para bakal calon dari setiap Kelurahan yang dipimpin oleh Ketua serta dihadiri oleh Sekretaris dan Anggota PPDK.
  3. Pelaksanaan Uji Kelayakan dan Kepatutan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dilakukan secara tertutup untuk memilih 1 (satu) orang dengan perolehan nilai tertinggi untuk ditetapkan sebagai calon anggota Dewan Kota/Kabupaten terpilih mewakili kecamatan yang bersangkutan.
  4. Uji Kelayakan dan Kepatutan sebagaimana dimaksud pada ayat dilakukan dengan :
    1. Penyerahan makalah oleh masing-masing bakal calon yang berisi Visi, Misi dan Program Kerja Strategis dalam pengelolaan Kota/Kabupaten.
    2. Pemaparan makalah oleh masing-masing bakal calon, dan
    3. Wawancara atau tanya jawab
    4. Pelaksanaan Uji Kelayakan dan Kepatutan diselenggarakan paling lama 14(empat belas) hari kerja dan bertempat di kantor Walikota atau tempat lain yang di fasilitasi oleh Walikota/Bupati.
    5. Hasil Pelaksanaan Uji Kelayakan dan Kepatutan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dituangkan dalam Berita Acara Pemilihan calon Anggota Dewan Kota/Kabupaten yang ditandatangani oleh Ketua, Sekretaris dan Anggota PPDK serta selanjutnya disampaikan ke Walikota/Bupati.

Prosedur pemilihan calon Anggota Dewan Kota/Kabupaten sudah baku berdasarkan Perda, tetapi ada beberapa hal yang kelitannya perlu di perbaiki dalam pelaksanaannya :

  1. Proses Uji Kelayakan dan Kepatutan bersifat tertutup, ini mengundang persepsi atau penasiran yang beragam, mengapa harus tertutup ? walaupun team PPDK yang melakukan uji kelayakan dan kepatutan melalukan dengan baik tetapi karena tertutup tetap saja mengundang kecurigaan, padahal proses pemilihan pada tingkat RT, RW dan Kelurahan sudah sangat demokratis, akan menjadi pertanyaan bagi para konstituennya
  2. Pelaksanaan Uji Kelayakan dan Kepatutan dilakukan di Walikota oleh PPDK, sekarang timbul pertanyaan mengapa harus di Walikota ? sedangkan yang akan di pilih adalah wakil dari Kecamatan, mengapa tidak di Kecamatan ? Menjadi pertimbangan karena peserta banyak dan saat penjadwalan dan pengundian pada saat itu juga, bayangkan kalau peseta datang dari pagi kemudian dapat jadwal jam 19.00 malam, berapa jam peserta harus menunggu, apalagi dalam saat penungguan saya katakan tidak manusiawi dengan tidak disediakan makanan dan minuman serta ruang tunggu seadanya.
  3. Mengenai hasil dari Uji Kelayakan dan Kepatutan oleh PPDK sama sekali tidak diinformasikan ke peseta, bahkan yang parahnya hasil Uji Kelayakan dan Kepatutan hanya di informasikan bagi yang terpilih kemudian dilakukan pelantikan dengan kesan diam-diam, bagaimana munkin ini memberi kesan kredibel dan representatif dari suatu wilayah.
  4. Walikota memberi saran atau masukan ke PPDK agar yang terpilih mencerminkan wilayah Kotamadya Jakarta Selatan, ini bisa di persepsikan sangat subyektif dan memberi kesan PPDK tidak independen.
Image

PPK Sukabumi Utara Gelar Pemilihan Dewan Kota Jakarta Barat

PPK Sukabumi Utara Gelar Pemilihan Dewan Kota Jakarta Barat

Radar JakBar – Panitia Pemilihan Kelurahan (PPK) Bakal Calon Dewan Kota Tingkat Kelurahan Sukabumi Utara, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat menggelar pemilihan Bakal Calon Dewan Kota Jakarta Barat di Gedung Kelurahan Sukabumi Utara, Kebon Jeruk Jakarta Barat, Minggu Malam,(7/7).

Proses pemilihan yang hanya menghadirkan 2 orang bakal calon dan berlangsung secara demokratis, berhasil menetapkan Ismail Zamzani SH maju sebagai Bakal Calon Dewan Kota Jakarta Barat.

Saat perhitungan suara, Ismail Zamzani SH meraih sebanyak 63 suara yang berhasil mengalahkan lawannya H.Amrani dengan perolehan sebanyak 43 suara. Sementara 4 kertas suara lainnya dinyatakan abstain.

Ketua PPK Bakal Calon Dewan Kota Kelurahan Sukabumi Utara Romelih SE menyebutkan, bahwa dari total pemilih sebanyak 114 yang terdiri dari Ketua RW dan Ketua RT se Kelurahan Sukabumi Utara yang hadir hanya 110 orang.

“Saya terima kasih kepada para pengurus RT dan RW serta tokoh masyarakat atas suksesnya proses pemilihan ini,” tutur pria yang juga menjabat sebagai Wakil Lurah Sukabumi Utara usai pemilihan.

Selain itu ia berharap, terpilihnya Ismail Zamzani SH sebagai Bakal Calon Dewan Kota di tingkat Keluarahan dapat juga terpilih di Tingkat Kecamatan menjadi Dewan Kota Jakarta Barat.

Sementara Bakal Calon terpilih Ismail Zamzani SH mengutarakan, ia berharap dukungan dari semua pihak agar dirinya nanti dapat terpilih saat seleksi di tingkat Kecamatan Kebon Jeruk.

“Kerena pemilihan di tingkat kelurahan bisa lebih mudah dibandingkan di tingkat kecamatan. Kalau disana (kecamatan) tertutup dan adu argumen, jadi konteksnya bisa obyektif dan subyektif, kalau disini sangat obyektif,” kata pria kelahiran betawi yang pernah menjabat sebagai ketua LMK Kelurahan Sukabumi Utara ini.(MJ)

Image

Empat Tahun Vakum, Dewan Kota Diadakan Lagi

Empat Tahun Vakum, Dewan Kota Diadakan Lagi

KEMBANGAN (Pos Kota) – Pemilihan Anggota Dewan Kota di wilayah DKI Jakarta,tinggal menunggu Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta. Sedang Peraturan Daerahnya sudah diterbitkan No 6 tahun 2011 dan telah diundangkan 15 November 2011.”Pemilihan Dewan Kota nanti lebih ditentukan oleh DPRD DKI, ini yang banyak menjadi pertanyaan peserta sosialisasi perda tersebut.Selasa lalu.”kata Anggota Dewan Kota Jakarta Barat, Indra Subagio.

Karena bakal calon yang diusulkan dari tingkat kelurahan, kecamatan, tingkat kota baru kemudian disetujui DPRD DKI Jakarta. Semua bakal calon seperti di Jakarta Barat ada 578 RW dari 56 kelurahan, maka 578 balon Dewan Kota ini diselektif melalui Panitia Pemilih Kelurahan (PPK) yang terdiri dari Ketua LMK, dua tokoh masyarakat dan unsur PNS /pemerintah.

Balon yang lolos ditingkat kelurahan hanya dipilih seorang, kemudian diselektif melalui kecamatan sampai ditingkat kota melalui Panitia Pemilihan Dewan Kota (PPDK) terdiri dari 3 unsur perguruan tinggi, 2 unsur organisasi profesi dan 2 unsur LSM.

Dari 56 balon tersebut dibawa ke DPRD DKI Jakarta, Untuk memperoleh persetujuan dari 56 balon hanya 8 orang.”Satu kecamatan ada yang sampai 11 balon, jika DPRD tidak setuju dengan orang yang dikretaria nomor satu, kemudian DPRD menyetujui balon yang urutan ke 11 maka akan timbul masalah.”Tidak menutup kemungkinan balon itu sesuai atau tidak dengan partainya, atau disenangi atau tidak. Ini yang masih menjadi perdebatan.dikhawatirkan bernuansa politis.”katanya.

EMPAT TAHUN VAKUM

Indra mengakui Perda Dewan Kota No 6 tahun 2011 merupakan penyempurnaan dari Perda No 7 tahun 2001, Dewan Kota yang ada sampai kini seharusnya sudah berakhir tahun 2008.”Tapi karena Perda itu masih berproses dan baru selesai tahun 2011 maka Dewan Kota masih tetap eksis sampai pergantian Dewan Kota yang baru tahun 2013.”ucapnya.

Untuk Dewan Kota yang baru nanti, pengukuhannya akan dilakukan masing-masing Walikota. Sedang sebelumnya dikukuhkan Gubernur DKI Jakarta. (herman)

Teks :Dewan Kota Jakarta Barat, Indra Subagiyo,

Image

Pioner Calon Ketua Dewan Kota Visikan 9 M

Pioner Calon Ketua Dewan Kota Visikan 9 M

SIAGA – JAKARTA Setelah lama tak terdengar kabarnya, Lembaga Dewan Kota di DKI mulai dibentuk kembali. Seperti di Kelurahan Cipinang Besar Selatan (Cibesel), Jatinegera, Jakarta kemarin, ramai berlangsung pemilihan calon Ketua Dewan Kota. Nantinya calon-calon di tingkat kelurahan itu akan dipilih lagi menjadi 10 anggota Dewan Kota Tingkat Kotamadya Jakarta Timur.

Dewan Kota merupakan lembaga musyawarah perwakilan tokoh masyarakat pada tingkat kota/kabupaten. Lembaga tersebut berfungsinya mendorong peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan serta peningkatan pelayanan masyarakat. Dalam praktik terdahulu, anggota Dewan Kota juga kerab mengkritisi kinerja perangkat pemerintah kota layaknya anggota DPR.

Pemilihan calon Dewan Kota berlangsung di Kantor Kelurahan Cibeser. Lurah Cibesel, Ibrahim, mengatakan, di kelurahannya muncul tiga orang bakal calon (balon) Dewan Kota. Sesuai nomor urut, mereka adalah A. Rikhwan, Zainal Arifin, dan Suparman. ”Bakal Calon Dewan Kota pokoknya dari unsur masyarakat, entah itu yang menjabat Ketua RT, Ketua RW, atau LMK bisa mengajukan diri. Hanya saja di Cibesel yang muncul murni dari tokoh masyarakat non jabatan struktural,” ungkap Ibrahim.

Calon Dewan Kota tingkat kelurahan dipilih secara demokratis oleh para ketua RT dan Ketua RW. Di Cibesel terdapat 125 RT dan 10 RW. ”Waktu pelaksanaan setiap kelurahan tidak sama hanya diberi batas waktu hingga minggu kedua Juli,” ungkapnya.

Menurut Ibrahim, setiap Kelurahan memilih satu Calon Dewan Kota. Masing-masing calon itu akan diusulkan oleh Kecamatan untuk dilangsungkan pemilihan tingkat Kotamadya. ”Untuk Jakarta Timur tentu akan memiliki 10 anggota Dewan Kota mewakili masing-masing Kecamatannya,” urainya.

Sementara itu, Calon Dewan Kota Cibesel dimenangkan oleh nomor urut ke-2, yakni Zainal Arifin. Zainal menang telak dengan perolehan 77 suara. Sedangkan lawannya, A. Rikhwan nomer urut 1, memperoleh dukungan 8 suara, Suparman nomer 3, 8 suara. Zainal mendapat ucapan selamat dari para Ketua RT dan Ketua RW Cibesel.

Zainal mengaku, jika dirinya nanti dipercaya menjadi anggota Dewan Kota Jakarta Timur maka akan mengintensifkan blusukan ke masyarakat. Tokoh masyarakat Cibesel itu memang hobi blusukan, tetapi jika diberi amanah tersebut berjanji lebih gencar blusukannya. ”Menjadi Dewan Kota itu perlu 9 M,” ungkapnya ketika ditanya apa visi dan misinya.

Sembilan M yang dimaksudnya bukanlah uang Rp 9 miliar. Melainkan sembilan misi untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat yang menurut Zainal dimulai dari mendengar, melihat, menanyakan, mencatat, melaporkan, mengusulkan, mendorong, merealisasikan, mengevaluasi. Sedangkan visi anggota Dewan Kota adalah sebagai penyambung lidah rakyat sebagaimana tugas Anggota DPR, DPD, atau DPRD.San

Image

Ini Daftar Lurah dan Camat yang Lolos Lelang Jabatan

Ini Daftar Lurah dan Camat yang Lolos Lelang Jabatan

Sukma Indah Permana – detikNews

Jakarta – Gubernur DKI Joko Widodo sudah melantik 415 pejabat baru di lingkungan Pemprov DKI. Mereka terdiri dari 44 camat, 267 lurah dan sisanya pejabat eselon III dan IV. Siapa saja yang terpilih?

Berikut data camat dan lurah yang lolos seleksi lelang jabatan di DKI. Data diambil dari rilis Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Kamis (27/6/2013):

Camat:

1. DENNY RAMDHANY Camat Grogol Petamburan Jakarta Barat
2. AHMAD YA LA Camat Kalideres Jakarta Barat
3. JUNAIDI Camat Cengkareng Jakarta Barat
4. AGUS TRIJONO Camat Palmerah Jakarta Barat
5. SLAMET RIYADI Camat Kembangan Jakarta Barat
6. MURSIDIN Camat Kebon Jeruk Jakbar
7. YUNUS BURHAN Camat Tambora Jakbar
8. PARIS LIMBONG Camat Tamansari Jakbar
9. SUJANTO BUDIROSO Camat Sawah Besar Jakpus
10. HIDAYATULLAH Camat Tanah Abang Jakarta Pusat
11. BONDAN DYAH EKOWATI Camat Menteng Jakarta Pusat
12. HENRI PEREZ SITORUS Camat Gambir Jakpus
13. LOLA LOVITA Camat Senen Jakpus
14. MASRONI Camat Johar Baru Jakpus
15. IYAN SOPIAN HADI Camat Kemayoran
16. LILIK YULI HANDAYANI Camat Cempaka Putih Jakpus
17. MAHLUDIN Camat Tebet Jakarta Selatan
18. RM AMIEN HAJI Camat Pasar Minggu Jakarta Selatan
19. EDDY SUHERMAN Camat Kebayoran Baru Jakarta Selatan
20. AGUS IRWANTO Camat Kebayoran Lama Jaksel
21. ASRIL RIZAL Camat Jagakarsa Jaksel
22. FREDY SETIAWAN Camat Setiabudi Jaksel
23. DHANY SUKMA Camat Cilandak Jaksel
24. FIDIYAH ROKHIM Camat Mampang Prapatan Jakarta Selatan
25. MUNJIRIN Camat Pancoran Jakarta Selatan
26. EKO SUROYO Camat Pesanggrahan Jakarta
27. ARI SONJAYA Camat Makasar Jaktim
28. ALI MURTHADHO Camat Cakung Jaktim
29. TEGUH HENDRAWAN Camat Pulo Gadung Jakarta Timur
30. WAHYU SUPRIYATNA Camat Pasar Rebo Jaktim
31. SYOFIAN Camat Jatinegara Jakarta Timur
32. HARI NUGROHO Camat Matraman Jaktim
33. ROMY SIDHARTA Camat Ciracas Jaktim
34. DIAN PURFANTO Camat Kramatjati Jaktim
35. IIN MUTMAINNAH Cipayung Jaktim
36. ABU BAKAR Camat Duren Sawit Jaktim
37. RUSDIYANTO Camat Penjaringan Jakarta Utara
38. JUPAN ROYTER SAHALATUA Camat Kelapa Gading Jakut
39. M EFISKAL Camat Tanjung Priok Jakarta Utara
40. SUPRIYONO Camat Cilincing Jakarta Utara
41. RAHMAT EFENDI Camat Koja Jakut
42. MUH YUSUF MADJID Camat Pademangan Jakut
43. HERIYANTI Camat Kep. Seribu Utara
44. SATRIADI GUNAWAN Camat Kepulauan Seribu Selatan

Lurah:

1. MASYHUDI LURAH ANGKE KEC. TAMBORA JAKBAR
2. TARSO LURAH CENGKARENG BARAT KEC. CENGKARENG JAKBAR
3. AGUS MULYADI LURAH CENGKARENG TIMUR KEC. CENGKARENG JAKBAR
4. HASANUDIN LURAH DURI KEPA KEC. KEBON JERUK JAKBAR
5. HERMAN LURAH DURI KOSAMBI KEC. CENGKARENG JAKBAR
6. AGUS SAPUTRA LURAH DURI UTARA KEC. TAMBORA JAKBAR
7. AJI KUMALA LURAH GLODOK KEC. TAMAN SARI JAKBAR
8. ABDUL LATIF LURAH GROGOL KEC. GROGOL PETAMBURAN JAKBAR
9. SUHARDIN LURAH JATI PULO KEC. PALMERAH JAKBAR
10. MOCH KAPRAWI LURAH JELAMBAR BARU KEC. GROGOL PETAMBURAN JAKBAR
11. RANO RAHMAT EFENDI LURAH JELAMBAR KEC. GROGOL PETAMBURAN JAKBAR
12. AMPERIYANI LURAH JEMBATAN BESI KEC. TAMBORA JAKBAR
13. JOKO SUPARNO LURAH JOGLO KEC. KEMBANGAN JAKBAR
14. DODO SUPENDI LURAH KALIANYAR KEC. TAMBORA JAKBAR
15. JOKO MULYONO LURAH KAMAL KEC. KALIDERES JAKBAR
16. RISAN LURAH KAPUK KEC. CENGKARENG JAKBAR
17. SARWONO LURAH KEAGUNGAN KEC. TAMANSARI JAKBAR
18. NAMAN SETIAWAN LURAH KEBON JERUK KEC. KEBON JERUK JAKBAR
19. MOH HATTA LURAH KEDAUNG KALIANGKE KEC.CENGKARENG JAKBAR
20. NURAINI SILVIANA LURAH KEDOYA SELATAN JAKBAR
21. DWI ARYONO LURAH KEDOYA UTARA JABAR
22. MAHFUD LURAH KELAPA DUA KEC. KEBON JERUK JAKBAR
23. TRI PRASETYO UTOMO LURAH KEMANGGISAN KEC. PALMERAH JAKBAR
24. AHMAD FAQIH LURAH KEMBANGAN SELATAN JAKBAR
25. AGUS SATIAWAN LURAH KEMBANGAN UTARA JAKBAR
26. PRIMAHADI LURAH KOTA BAMBU SELATAN KEC. PALMERAH JAKBAR
27. KAMSO, SE LURAH KOTA BAMBU UTARA JAKBAR
28. BIR ALI LURAH KRENDANG KEC. TAMBORA JAKBAR
29. RUMIYATI LURAH MANGGA BESAR KEC. TAMANSARI JAKBAR
30. KELLI SUPRIYONO LURAH MAPHAR KEC. TAMAN SARI JAKBAR
31. SAUMUN LURAH MERUYA SELATAN KEC. KEMBANGAN JAKBAR
32. SAKBAN LURAH MERUYA UTARA KEC. KEMBANGAN JAKBAR
33. SYAMSUDIN NOOR LURAH PAL MERAH KEC. PAL MERAH JAKBAR.
34. ACHMAD SAJIDIN LURAH PEGADUNGAN KEC. KALIDERES JAKBAR
35. AGUS YUSUP LURAH PEKOJAN KEC. TAMBORA JAKBAR
36. FEBRIANDRI SUHARTO LURAH PINANGSIA KEC. TAMAN SARI JAKBAR
37. HASYIM LURAH RAWA BUAYA KEC. CENGKARENG JAKBAR
38. ABDUL KARIM LURAH SEMANAN KEC. KALIDERES JAKBAR
39. ASHAL PARLAUNGAN LURAH SLIPI KEC. PALMERAH JAKBAR.
40. ENDANG PRIHATIN H LURAH SRENGSENG KEC. KEMBANGAN JAKBAR
41. IBNU SOFA LURAH SUKABUMI SELATAN KEC. KEBON JERUK JAKBAR
42. DJAHARUDDIN LURAH TAMAN SARI KEC. TAMAN SARI JAKBAR
43. AGUS MUHARAM LURAH TAMBORA KEC. TAMBORA JAKBAR
44. DEVI RIANA SUMANTHI LURAH TANJUNG DUREN SELATAN JAKBAR
45. HANY WAHYUNI LURAH TANJUNG DUREN UTARA JAKBAR
46. ANIK SULASTRI LURAH TEGAL ALUR KEC. KALIDERES JAKBAR
47. LILIK ISTINAH LURAH TOMANG KEC. GROGOL PETAMBURAN JAKBAR
48. AMRIN LURAH WIJAYA KUSUMA KEC. GROGOL PETAMBURAN JAKBAR
49. JUMADI LURAH JEMBATAN LIMA JAKBAR
50. MAMAD LURAH KALIDERES JAKBAR
51. YENI ASNITA LURAH KRUKUT JAKBAR
52. HERU SUPRIYONO LURAH ROA MALAKA JAKBAR
53. MUHAMMAD ALI LURAH SUKABUMI UTARA JAKBAR
54. WAHYU DWI KESDIANTO LURAH TANAH SEREAL JAKBAR
55. MUHIDIN LURAH TANGKI JAKBAR
56. NOVI INDRIA SARI LURAH DURI SELATAN JAKBAR
57. ASEP MULYAMAN LURAH CEMPAKA BARU KEC.KEMAYORAN JAKPUS
58. SAMSUDIN LURAH CIDENG KEC. GAMBIR JAKPUS
59. SUPARDIONO LURAH GALUR KEC. JOHAR BARU JAKPUS
60. RAIMAH LURAH GELORA KEC. TANAH ABANG JAKPUS
61. NURHELMI SAVITRI LURAH GONDANGDIA KEC. MENTENG JAKPUS
62. DWI SIGIT HARIYONO LURAH GUNUNG SAHARI UTARA KEC. KEMAYORAN JAKPUS
63. SUDARMADI, SIP LURAH HARAPAN MULIA KEC. KEMAYORAN JAKPUS
64. RETNO DARU DEWI LURAH JOHAR BARU KEC. JOHAR BARU JAKPUS
65. M SAIDI LURAH KAMPUNG BALI KEC. TANAH ABANG JAKPUS
69. ANWAR MAOLANA LURAH KEBON SIRIH KEC.MENTENG JAKPUS
70. BANGUN LURAH KEMAYORAN KEC. KEMAYORAN JAKPUS
71. EDDY SYAMSUDIN LURAH KENARI KEC. SENEN JAKPUS
72. DEDI ARIF DARSONO LURAH KWITANG KEC. SENEN JAKPUS
73. RIYANTO LURAH PETOJO SELATAN KEC. GAMBIR JAKPUS
74. SRI PRIHATINI LURAH PETOJO UTARA KEC. GAMBIR JAKPUS
75. ISHRAN PRASETIAWAN LURAH RAWASARI KEC. CEMPAKA PUTIH JAKPUS
76. MUHAMMADONG LURAH SENEN KECAMATAN SENEN JAKPUS
77. WAHYU PRABOWO LURAH UTAN PANJANG KEC.KEMAYORAN JAKPUS
78. SUPRAYOGIE LURAH BENDUNGAN HILIR KEC. TANAH ABANG JAKPUS
79. PUTUT PUJI LINANGKUNG LURAH BUNGUR KEC. SENEN JAKPUS
80. RASUL LUBIS LURAH CEMPAKA PUTIH BARAT KEC. CEMPAKA PUTIH JAKPUS
81. ETY KUSMIYATI LURAH CEMPAKA PUTIH TIMUR KEC. CEMPAKA PUTIH JAKPUS
82. MARINI SRI INDASWARI LURAH CIKINI JAKPUS ( MENGANTIKAN PEJABAT LAMA BUP 1 AGUSTUS 2013 )
83. KARTIKOWIRAWAN LURAH GAMBIR KEC. GAMBIR JAKPUS
84. EDY SURYAMAN LURAH GUNUNG SAHARI SELATAN KEC. KEMAYORAN JAKPUS
85. AGUS YACHYA, S.SOS LURAH KARANG ANYAR KEC. SAWAH BESAR JAKPUS
86. SOEMARNO LURAH KARET TENGSIN KEC. TANAH ABANG JAKPUS
87. FETARIA LURAH KARTINI JAKPUS
88. ACHMAD FIRDAUS LURAH KEBON KACANG KEC. TANAH ABANG JAKPUS
89. EDDY SUPRIYANTO LURAH KEBON KELAPA KEC. GAMBIR JAKPUS
90. LEO TANTINO LURAH KRAMAT KEC. SENEN JAKPUS
91. ARIS SUSANTO LURAH MANGGA DUA SELATAN KEC. SAWAH BESAR JAKPUS
92. SULASTRI LURAH MENTENG KEC. MENTENG JAKPUS
93. RA TITIK SUGIHARTI LURAH PASAR BARU KEC. SAWAH BESAR JAKPUS
94. MOHAMAD KHOTIB LURAH PASEBAN KEC. SENEN JAKPUS
95. MUHAMAD IRFAN YUSUF LURAH PEGANGSAAN KEC. MENTENG JAKPUS
96. NUR KOMARIYAH LURAH PETAMBURAN KEC. TANAH ABANG JAKPUS
97. SRI MULYATNO LURAH SERDANG KEC. KEMAYORAN JAKPUS
98. POULINAWATI LURAH SUMUR BATU KEC. KEMAYORAN JAKPUS
99. MAIYANTI AZIZ LURAH TANAH TINGGI KEC. JOHAR BARU JAKPUS
100. FERRY ABDILLAH KADIR LURAH DURI PULO KEC. GAMBIR JAKPUS
101. DEDIH SUHADA LURAH BANGKA KEC. MAMPANG PRAPATAN JAKSEL
102. MUHAMAD ISA S LURAH BINTARO KEC. PESANGGRAHAN JAKSEL
103. MARDI YOUCE LURAH BUKIT DURI KEC. TEBET JAKSEL
104. AHMAD SODIKIN LURAH CIGANJUR KEC. JAGAKARSA JAKSEL
105. MUHAMMAD ICHWAN LURAH CIKOKO KEC. PANCORAN JAKSEL
106. MUNDARI LURAH CILANDAK BARAT KEC. CILANDAK JAKSEL
107. ENY PRIYATNI LURAH CILANDAK TIMUR KEC. PASAR MINGGU JAKSEL
108. MERINTA HENDRI P LURAH CIPETE SELATAN KEC. CILANDAK JAKSEL
109. BUDI SANTOSO LURAH CIPETE UTARA KEC. KEB. BARU JAKSEL
110. MURSALIN LURAH CIPULIR KEC. KEBAYORAN LAMA JAKSEL
111. M ZEN LURAH GANDARIA SELATAN KEC. CILANDAK JAKSEL
112. LUKMANSYAH D LURAH GANDARIA UTARA KEC. KEB. BARU JAKSEL
113. AGUNG WIBOWO LURAH GROGOL SELATAN KEC. KEB. LAMA JAKSEL
114. HIFZILLAH LURAH GUNTUR KEC. SETIABUDI JAKSEL
115. SAMSIDI LURAH GUNUNG KEC. KEBAYORAN BARU JAKSEL
116. KENDRAWATI LURAH JAGAKARSA KEC. JAGAKARSA JAKSEL
117. GIYANTO LURAH JATI PADANG KEC. PASAR MINGGU JAKSEL
118. RUKMINI LURAH KALIBATAKEC. PANCORAN JAKSEL
119. SAFITRI RIYANTO LURAH KARET KEC. SETIABUDI JAKSEL
120. MAULANI LURAH KARET KUNINGAN KEC. SETIA BUDI JAKSEL
121. ISTAMBUL AFRIKANA LURAH KARET SEMANGGI KEC. SETIABUDI JAKSEL
122. SUHANTO LURAH KEBAGUSAN KEC. PASAR MINGGU JAKSEL
123. ARIF ABIDIN MUCHLIS LURAH KEBAYORAN LAMA SELATAN KEC. KEBAYORAN LAMA JAKSEL
124. SARWANTO LURAH KEBAYORAN LAMA UTARA KEC. KEBOARAN LAMA JAKSEL
125. BAMBANG SUHADA LURAH KEBON BARU KEC. TEBET JAKSEL.
126. MOH. RIZKI ADHARI J LURAH KRAMAT PELA KEC.KEBAYORAN BARU JAKSEL
127. MARIANA LURAH KUNINGAN BARAT KEC. MAMPANG PRAPATAN JAKSEL
128. M FAJAR S LURAH KUNINGAN TIMUR KEC. SETIABUDI JAKSEL
129. SITI NURAENI LURAH LEBAK BULUS KEC. CILANDAK JAKSEL
130. SUSAN JASMINE ZULKIFLI LURAH LENTENG AGUNG KEC. JAGAKARSA JAKSEL
131. JAENUDIN LURAH MAMPANG PRAPATAN KEC. MAMPANG PRAPATAN JAKSEL
132. NUGRAHARYADI LURAH MANGGARAI KEC. TEBET JAKSEL
133. MACHDI, SE LURAH MANGGARAI SELATAN KEC. TEBET JAKSEL
134. ANJU STOVIA PALEMPUTRA LURAH MELAWAI KEC.KEBAYORAN BARU JAKSEL
135. EKO KARDIYANTO LURAH MENTENG ATAS KEC. SETIABUDI JAKSEL
136. AGUNG MAOLANA SALEH LURAH MENTENG DALAM KEC. TEBET JAKSEL
137. MAMAN SUMARMAN LURAH PANCORAN KEC. PANCORAN JAKSEL
138. JOKO PADMONO LURAH PASAR MANGGIS KEC. SETIABUDI JAKSEL
139. SATIA LURAH PASAR MINGGU KEC. PASAR MINGGU JAKSEL
140. EDI MARGONO LURAH PEJATEN BARAT KEC. PASAR MINGGU JAKSEL
141. GRACE TIARAMUDI R LURAH PEJATEN TIMUR KEC. PASAR MINGGU JAKSEL
142. ACHMAD BASYARUDDIN LURAH PELA MAMPANG KEC. MAMPANG PRAPATAN JAKSEL
143. SARYATI LURAH PESANGGRAHAN KEC. PESANGGRAHAN JAKSEL
144. KUSWARA E KUSDIANTO LURAH PETOGOGAN KEC. KEBAYORAN BARU JAKSEL
145. FACHRUDDIN LURAH PETUKANGAN SELATAN KEC. PESANGGRAHAN JAKSEL
146. SAFRI DJANI LURAH PETUKANGAN UTARA KEC. PESANGGRAHAN JAKSEL
147. SITI FAUZIAH G LURAH PONDOK LABU KEC. CILANDAK JAKSEL
148. IWAN KRISTIAN S LURAH PONDOK PINANG KEC. KEBAYORAN LAMA JAKSEL
149. DODI ARI WIBOWO LURAH PULO KEC. KEBAYORAN BARU JAKSEL
150. AHMAD FAUZI LURAH RAGUNAN KEC. PASAR MINGGU JAKSEL
151. NOOR MUCHYADI LURAH RAWA BARAT KEC. KEBAYORAN BARU JAKSEL
152. SELMAN ANDRIYANTO LURAH RAWAJATI KEC.PANCORAN JAKSEL
153. SRI EMI FARIZA KARTINI LURAH SELONG KEC. KEBAYORAN BARU JAKSEL
154. JUMROH LURAH SENAYAN KEC. KEBAYORAN BARU JAKSEL
155. ISWAHYUDI LURAH SETIA BUDI KEC. SETIA BUDI JAKSEL
156. TUBAGUS MASRURI LURAH SRENGSENG SAWAH KEC. JAGAKARSA JAKSEL
157. ARYAN SYAFARI LURAH TANJUNG BARAT KEC. JAGAKARSA JAKSEL
158. MARSITAH LURAH TEBET BARAT KEC. TEBET JAKSEL
159. YUNAENAH LURAH TEBET TIMUR KEC. TEBET JAKSEL
160. MUHAMAD DJUMENA LURAH TEGAL PARANG KEC. MAMPANG PRAPATAN JAKSEL
161. RATU DIAN CHERAWATI LURAH ULUJAMI KEC. PESANGGRAHAN JAKSEL
162. HANI PURWANTI LURAH GROGOL UTARA JAKSEL
163. SORI MATOGU LURAH DUREN TIGA KEC. PANCORAN JAKSEL
164. CHAIRUSSALAM LURAH CIPEDAK KEC. JAGAKARSA JAKARTA SELATAN (MASIH DALAM UJI KESEHATAN)
165. RACHMAD HAZAMI LURAH PENGADEGAN KEC. PANCORAN JAKSEL
166. AHMAD MAULANA LURAH BALEKAMBANG KEC. KRAMATJATI JAKTIM
167. AGUSTINAH LURAH BALIMESTER JAKTIM
168. HASBULLOH LURAH BAMBU APUS JAKTIM
169. SITI WARSILAH LURAH BARU KEC. PASAR REBO JAKTIM
170. BADRUDIN LURAH BATU AMPAR JAKTIM
171. NASRUDIN LURAH BIDARA CINA KEC. JATINEGARA JAKTIM
172. WAHYU PRIASTANTO LURAH CAKUNG BARAT KEC. CAKUNG JAKTIM
173. TRI ROHMIYATUN LURAH CAKUNG TIMUR JAKTIM
174. OMPU MOCHAMAD TAUFIK LURAH CAWANG JAKTIM
175. FANDA FADLY LUBIS LURAH CEGER KEC. CIPAYUNG JAKTIM
176. BUDY HARTATI LURAH CIBUBUR JAKTIM
177. EDDY LURAH CIJANTUNG KECAMATAN PASAR REBO JAKTIM
178. SAPTO TJAHJADHI LURAH CILANGKAP KEC. CIPAYUNG JAKTIM
179. WAWA KARTIWA LURAH CILILITAN KECAMATAN KRAMATJATI JAKTIM
180. SUDARNA LURAH CIPAYUNG JAKTIM
181. MINTARSIH LURAH CIPINANG JAKTIM
182. IBRAHIM LURAH CIPINANG BESAR SELATAN KEC.JATINEGARA JAKTIM
183. ALI MANSUR SIREGAR LURAH CIPINANG CEMPEDAK KEC.JATINEGARA JAKTIM
184. SYAIFUL HAYAT LURAH CIPINANG MELAYU KECAMATAN MAKASAR JAKTIM
185. ENDANG SOFYAN LURAH CIPINANG MUARA KEC.JATINEGARA JAKTIM
186. SRI SUNDARI LURAH CIPINANG BESAR UTARA JAKTIM
187. PARIDA LURAH CIRACAS JAKTIM
188. AGUS NOSORIPADA H LURAH DUKUH KEC. KRAMATJATI JAKTIM
189. SUPRIYANTO LURAH DUREN SAWIT KEC.DUREN SAWIT JAKTIM
190. FLORA MAGDALENA LURAH GEDONG KEC. PASAR REBO JAKTIM
191. YUS WIL RASID LURAH HALIM PERDANA KUSUMAH KEC.MAKASAR JAKTIM
192. DEWI PURNAMASARI LURAH JATI KEC. PULO GADUNG JAKTIM
193. ALI WAHYUDIN LURAH JATINEGARA KEC. CAKUNG JAKTIM
194. SUWINDARTO LURAH KALISARI KEC. PASAR REBO JAKTIM
195. BAMBANG PANGESTU LURAH KAMPUNG MELAYU KEC. JATINEGARA JAKTIM
196. ENDANG KARTIKA W LURAH KAYU MANIS KEC. MATRAMAN JAKTIM
197. ROSIDAH SRI BUNTARI LURAH KAYU PUTIH KEC. PULO GADUNG JAKTIM
198. ZAINUL ARIFIN LURAH KEBON MANGGIS KEC. MATRAMAN JAKTIM
199. SIGIT DARMANTO LURAH KEBON PALA JAKTIM
200. AMIN SYARIFUDDIN LURAH KELAPA DUA WETAN JAKTIM
201. R AGUS MULYADI LURAH KLENDER KECAMATAN DUREN SAWIT JAKTIM
202. CATUR PRYONO LURAH KRAMATJATI JAKTIM
203. FATHONI LURAH LUBANG BUAYA JAKTIM
204. SUMADI LURAH MAKASAR KEC. MAKASAR JAKTIM
205. LIDIANA ENDAH.VR.SE LURAH MALAKA JAYA JAKTIM
206. RIMA DAHLIA LURAH MALAKA SARI KEC. DUREN SAWIT JAKTIM
207. HENNY HERMAYANI LURAH MUNJUL KEC. MUNJUL JAKTIM
208. JAIMIN LURAH PALMERIAM JAKTIM
209. GUGUK TRIRAHAYU LURAH PEKAYON JAKTIM
210. A KHAMBALI KHOLID LURAH PENGGILINGAN JAKTIM
211. SUSI LURAH PINANG RANTI JAKTIM
212. SRI RATNAWATI LURAH PISANGAN BARU KEC. MATRAMAN JAKTIM
213. SAIFUL BHARI LURAH PISANGAN TIMUR KEC. PULO GADUNG JAKTIM
214. EKO GUMELAR S LURAH RAWAMANGUN KEC. PULO GADUNG JAKTIM (PEJABAT LAMA YANG BUP 1 AGUSTUS 2013)
215. BUDHY NOVIAN LURAH PONDOK BAMBU JAKTIM
216. RIAN SARSONO LURAH PONDOK KELAPA KEC.DUREN SAWIT JAKTIM
217. PANANGARAN RITONGA LURAH PONDOK KOPI KEC. DUREN SAWIT JAKTIM
218. MAHPUZ MZ LURAH PONDOK RANGGON KEC. CIPAYUNG JAKTIM
219. IMBANG SANTOSO LURAH PULO GADUNG JAKTIM
220. ENDRO MOEKTI WIBOWO LURAH PULO GEBANG KEC. CAKUNG JAKTIM
221. RUSLAN RAHIM LURAH RAMBUTAN KEC. CIRACAS JAKTIM
222. SUMARDIYONO LURAH RAWA BUNGA KEC. JATINEGARA JAKTIM
223. DIANA ANGGRAINI FATIMAH LURAH RAWA TERATE KEC. CAKUNG JAKTIM
224. KADARUSMAN SOETAMA LURAH SETU KEC. CIPAYUNG JAKTIM
225. AGUS HERYAWAN LURAH SUSUKAN KEC. CIRACAS JAKTIM
226. TARMIJI LURAH TENGAH KEC. KRAMATJATI JAKTIM
227. DADANG YUDI HARTONO LURAH UJUNG MENTENG KEC. CAKUNG JAKTIM
228. R YAKUB LURAH UTAN KAYU SELATAN KEC. MATRAMAN JAKTIM
229. HERU SURYONO LURAH UTAN KAYU UTARA JAKTIM
230. HENRICA KUSWANDARI LURAH JATINEGARA KAUM JAKTIM
231. ADE HIMAWAN LURAH ANCOL KEC. PADEMANGAN JAKUT
232. YODDI SANTOSA LURAH CILINCING JAKUT
233. SAHRONI LURAH KALIBARU KEC. CILINCING JAKUT
234. ROYTO HARAHAP LURAH KAMAL MUARA KEC. PENJARINGAN JAKUT
235. PURNOMO LURAH KAPUK MUARA KEC. PENJARINGAN JAKUT
236. MA’MUN LURAH KEBON BAWANG KEC.TANJUNG PRIOK JAKUT
237. SUGIHARJO TIMBO, SIP LURAH KELAPA GADING BARAT JAKUT
238. SRI SUHARTINI LURAH KELAPA GADING TIMUR KEC. KELAPA GADING JAKUT
239. SUHADI LURAH KOJA KEC.KOJA JAKUT
240. LILIES ASNAWATY LURAH LAGOA KEC. KOJA JAKUT
241. ALI MUDASIR LURAH MARUNDA KEC. CILINCING JAKUT
242. RONNY JARPIKO LURAH PADEMANGAN KEC. PADEMANGAN JAKUT
243. ARAHAP LURAH PAPANGGO KEC. TANJUNG PRIOK JAKUT
244. DIDIT MULYADI LURAH PEGANGSAAN DUA KEC. KELAPA GADING JAKUT
245. SURANTA LURAH PENJARINGAN KEC. PENJARINGAN JAKUT
246. TAHTA YUJANG LURAH PLUIT KEC. PENJARINGAN JAKUT
247. SUTARJO LURAH RAWA BADAK SELATAN KEC. KOJA JAKUT
248. MOCH. MUJAKIR LURAH RAWA BADAK UTARA KEC. KOJA JAKUT
249. M. IQBAL LURAH SEMPER BARAT KEC. CILINCING JAKUT
250. DARMAWAN LURAH SEMPER TIMUR KEC. CILINCING JAKUT
251. MUHAMMAD ANDRI LURAH SUKAPURA KEC. CILINCING JAKUT
252. SAMSU RIZAL K LURAH SUNGAI BAMBU KEC.TANJUNG PRIOK JAKUT
253. INDRIA HILMI LURAH SUNTER AGUNG KEC. TANJUNG PRIOK JAKUT
254. EEN HERMAWAN LURAH SUNTER JAYA KEC. TANJUNG PRIOK JAKUT
255. MOH MAIBU LURAH TUGU SELATAN KEC. KOJA JAKUT
256. MULYADI LURAH TUGU UTARA KEC. KOJA JAKUT
257. TULUS HARJO LURAH WARAKAS JAKUT
258. KELIK SUTANTO LURAH PADEMANGAN TIMUR KEC. PADEMANGAN JAKUT
259. ALAMSAH LURAH PEJAGALAN JAKUT
260. DWI KURNIASIH LURAH ROROTAN JAKUT
261. SUYONO LURAH TANJUNG PRIOK JAKUT
262. ISMAIL LURAH PULAU HARAPAN KEC. KEPULAUAN SERIBU UTARA
263. ASTAWAN LURAH PULAU KELAPA KEC. PULAU SERIBU UTARA
264. M ALI LURAH PULAU PANGGANG KEC. KEPULAUAN SERIBU UTARA
265. BUNYAMIN LURAH PULAU PARI KEC. KEPULAUAN SERIBU SELATAN
266. M HUSNUL FAUJI LURAH PULAU TIDUNG KEC. PULAU SERIBU SELATAN
267. ANGGA SAPUTRA LURAH UNTUNG JAWA KEP.SERIBU

Image

Dua Pejabat Wali Kota Akan Dilantik

Dua Pejabat Wali Kota Akan Dilantik

JAKARTA – Dua pejabat yang akan menduduki jabatan wali kota di DKI Jakarta semakin tidak jelas. Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi), memastikan pelantikan Wali Kota Jakarta Selatan dan Jakarta Barat pekan depan. Tetapi, Dewan belum menyetujui nama-nama yang akan mengisi kedua posisi tersebut.

“Pekan depan, Plt Jakarta Selatan dilantik jadi Wali Kota Jakarta Selatan. Wakil Wali Kota Jakarta Pusat akan jadi Wali Kota Jakarta Barat,” ujar Jokowi di Jakarta, Jumat (10/5).

Pejabat yang akan menduduki posisi Wali Kota Jakarta Selatan ialah Syamsudin Noor, sementara jabatan Wali Kota Jakarta Barat akan ditempati oleh Fatahillah. Jokowi mengatakan persetujuan rekomendasi nama dari DPRD DKI Jakarta telah diterimanya tiga hari lalu.

Sementara itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mengakui masih terus mendata dan mengumpulkan masukan-masukan dari warga. DPRD menegaskan belum menyatakan persetujuannya atas rekomendasi nama-nama yang diajukan oleh eksekutif.

“Pemilihan wali kota juga harus dengar masukan dari warga. Kan lelang camat dan lurah saja juga menghabiskan waktu berminggu-minggu, bakan berbulan-bulan,” ujar Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Triwisaksana.

Triwisaksana mengatakan akan merampungkan rekomendasi untuk calon Wali Kota Jakarta Selatan, Syamsudin Noor, dan Wali Kota Jakarta Barat, Fatahilah, pada bulan ini.
Menurut dia, seluruh unsur pimpinan DPRD menyetujui pilihan eksekutif, tetapi tetap harus mendapatkan persetujuan dari warga. “Iya, Fatahillah sama Syamsudin Noor. Mudah-mudahan dalam bulan ini selesai,” ujar dia. frn/P-5

Pemilihan Dewan Kota

Dewan Kota/Dewan Kabupaten adalah lembaga musyawarah pada tingkat kota/kabupaten 

Dewan Kota merupakan lembaga musyawarah perwakilan tokoh masyarakat pada tingkat kota/kabupaten administrasi.Lembaga ini fungsinya untuk mendorong peran serta masyarakat dalam penyelengaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan serta peningkatan pelayanan masyarakat.

Sehubungan akan dibentuknya Panitia  Pemilihan Kelurahan (PPK) untuk memilih Bakal Calon Anggota Dewan Kota/Dewan Kabupaten bagi daerah kabupaten kepulauan seribu untuk DKI Jakarta,dipandang perlu membuat satu artikel untuk memberikan sedikit gambaran tentang Dewan Kota.
Dengan tujuan agar memudahkan para panitia dalam memahami tugas untuk memilih Calon Dewan Kota Periode 2013-2018 Tingkat Kota Administrasi Jakarta Selatan.
Pada awal bulan April 2013 hasil pemilihan calon anggota dewan kota tingkat kelurahan sudah diserahkan ke tingkat Kecamatan.Ini berarti pada bulan Maret 2013 harus sudah mulai diadakan sosialisasi kepada masyarakat kelurahan dan pembentukan Panitia Pemilihan Kelurahan yang selanjutnya akan memilih calon anggota dewan kota tingkat kelurahan.
Bagaimana mekanisme dari mulai sosialisasi sampai menghasilkan satu orang calon dewan kota, seperti biasanya mari kita simak sedikit. 
 

Syarat menjadi Anggota Dewan Kota/Dewan Kabupaten

Dasar Hukum dari pembentukan Dewan Kota adalah Peraturan Daerah Provinsi Ibu Kota Jakarta Nomor 6 Tahun 2011 tentang Dewan Kota/Dewan Kabupaten.
 
Untuk menjadi anggota dewan kota/dewan kabupaten harus memenuhi syarat sebagai berikut :
  • WNI usia sekurang-kurangnya 25 tahun
  • Bertaqwa kepada Tuhan YME serta setia kepada Pancasila dan UUD 1945
  • Sehat jasmani, rohani dan bebas Narkoba serta Psikotropika
  • Pendidikan serendah-rendahnya SLTA atau sederajat
  • Tidak pernah dipidana penjara dengan pidana 5 tahun atau lebih
  • Tokoh masyarakat yang mempunyai integritas,wawasan dan mendapatkan dukungan di lingkungan masyarakat setempat
  • Sanggup untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota dewan kota/kabupaten dengan surat pernyataan yang ditandatangi diatas kertas bermeterai
  • Bertempat tinggal tetap secara fisik dan administrasi minimal 3 tahun terakhir secara terus menerus yang dibuktikan dengan KTP
  • Bagi pengurus yang berasal dari lembaga kemasyarakatan dan partai politik harus mengundurkan diri dari kepengurusannya apabila terpilih menjadi Dewan Kota/Dewan Kabupaten.
  • Bagi anggota TNI/POLRI/PNS pada saat pendaftaran harus mendapat rekomendasi dari atasan dan bila terpilih harus non aktif atau cuti diluar tanggung jawab negara.

Mekanisme Pemilihan

Anggota Dewan Kota/Dewan Kabupaten diusulkan oleh masyarakat setempat yang diselenggarakan melalui tahapan :
  • pemilihan bakal calon anggota dewan kota/dewan kabupaten di tingkat kelurahan yang dilakukan oleh PPK
  • pemilihan bakal calon anggota dewan kota/dewan kabupaten di tingkat kota/kabupaten yang dilakukan oleh PPDK
Untuk memilih siapa bakal calon anggota dewan kota tingkat kelurahan perlu dibentuk Panitia Pemilihan Kelurahan (PPK).Siapa saja yang menjadi panitia,anggota dan apa saja tugas mereka ?
Sebagaimana diatur dalam  Peraturan Daerah Provinsi Ibu Kota Jakarta Nomor 6 Tahun 2011 tentang Dewan Kota/Dewan Kabupaten, Mekanisme Pemilihan sebagai berikut :

Panitia Pemilihan Tingkat Kelurahan (PPK)

  • Pembentukan PPK ditetapkan dengan Keputusan Lurah
  • PPK berjumlah 4 orang yang terdiri dari :
  1. a. satu orang perwakilan perangkat kelurahan sebagai ketua
  2. b. satu orang perwakilan LMK sebagai sekretaris
  3. c. dua orang perwakilan masyarakat sebagai anggota
  • Perwakilan perangkat kelurahan adalah Wakil Lurah
  • Apabila wakil lurah berhalangan tetap maka dapat diganti dengan salah seorang perangkat kelurahan yang lain.

Tugas dari Panitia Pemilihan Kelurahan (PPK)

  • menyusun dan menetapkan tata cara pemilihan bakal calon anggota dewan kota
  • mengumumkan persyaratan anggota dewan kota,waktu dan tempat pemilihan
  • menerima dan meneliti kelengkapan berkas persyaratan administrasi bakal calon anggota dewan kota
  • menerima dan memeriksa mandat tertulis Ketua RW yang diwakili oleh pengurus RW dan Ketua RT yang diwakili oleh pengurus RT
  • melaksanakan proses pemilihan bakal calon anggota dewan kota secara demokratis dan transparan
  • membuat dan menandatangani berita acara pemilihan bakal calon angota dewan kota
  • melaporkan hasil pelaksanaan pemilihan bakal calon anggota dewan kota kepada Lurah.
Pelaksanaan tugas PPK berakhir setelah berita acara diserahkan kepada Lurah.

Tahap Pendaftaran Pemilihan

Setelah panitia dibentuk dan menentukan hari dan tempat pemilihan bakal calon dewan kota hal yang harus dilakukan adalah sebagai berikut :
  • membuat pengumuman melalui kertas/papan pengumuman/spanduk mengenai persyaratan dan jadwal pemilihan kepada masyarakat dengan menempatkan pengumuman tersebut di tempat yang strategis agar mudah diketahui oleh masyarakat.
  • setelah 7(tujuh) hari terhitung sejak tanggal diumumkan maka proses pendaftaran dapat dilakukan oleh masyarakat dengan menyerahkan persyaratan administrasi yang telah ditetapkan oleh panitia.
  • apabila setelah 7(tujuh) hari tidak ada yang mendaftar maka dilaksanakan pendaftaran tahap kedua dalam kurun waktu 7(tujuh) hari.
  • apabila setelah  kurun waktu 7(tujuh) hari masih tidak ada yang mendaftarkan diri maka pelaksanaan pemilihan bakal calon di kelurahan yang bersangkutan tidak dapat dilanjutkan dan berakhir dengan tidak ada bakal calon terpilih
  • hasil pelaksanaan pemilihan dituangkan dalam Berita acara Pemilihan Bakal Calon Anggota Dewan Kota yang ditandatangani oleh Ketua,Sekretaris dan para Anggota PPK dan disampaikan kepada Lurah.

Proses Pemilihan Bakal Calon Calon Anggota Dewan Kota

Paling lambat 1(satu) hari setelah pengumuman ditutup, panitia sudah menetapkan bakal calon yang telah memenuhi persyaratan administrasi  dan verifikasi terhadap kelengkapan bakal calon untuk mengikuti tahap pemilihan pada tingkat kelurahan.
Tempat pemilihan dapat menggunakan ruang serba guna kantor lurah atau balai pertemuan lainnya yang berlokasi di wilayah kelurahan tersebut dengan difasilitasi oleh Lurah.
Mekanisme pemilihan bakal calon anggota dewan kota sebagai berikut :
  • Pemilihan dipimpin oleh Panitia Pemilihan Kelurahan (PPK) yang dihadiri para Ketua RW dan Ketua RT berdasarkan undangan tertulis yang ditandatangi oleh Ketua,Sekretaris dan Lurah.
  • Kehadiran para Ketua RW dan Ketua RT mewakili hak 1(satu) suara yang mewakili masyarakat.
  • Apabila Ketua RW/RT berhalangan hadir dapat memberikan mandat secara tertulis kepada salah seorang pengurusnya.
  • Dalam proses pemilihan ini hanya memilih 1(satu) orang calon anggota dewan kota dengan suara terbanyak.
  • Apabila hasil suara sama maka sekretaris dan anggota PPK dapat memberikan suara untuk memilih 1(satu) orang sebagai calon anggota dewan kota.

Proses administrasi di Tingkat Kelurahan

  • Setelah proses pemilihan selesai berita acara diserahkan kepada Lurah
  • Lurah menyampaikan Berita Acara Pemilihan Calon Anggota Dewan Kota kepada Camat disertai surat pengantar dan dilengkapi data bakal calon terpilih.
  • Apabila calon terpilih mengundurkan diri atau berhalangan tetap maka sebagai penggantinya adalah calon yang menduduki urutan kedua.

Proses Tingkat Kecamatan, Walikota dan Provinsi

  • Camat menghimpun Berita Acara Pemilihan berserta kelengkapan data bakal calon terpilih dari setiap kelurahan
  • Paling lama 3(tiga) hari kerja setelah diterima Berita Acara disampaikan kepada Panitia Pemilihan Dewan Kota (PPDK)
  • PPDK melakukan uji kelayakan dan kepatutan untuk memilih 1(satu) orang calon anggota dewan kota yang mewakili tingkat kecamatan.

Uji kelayakan dan kepatutan dilakukan dengan : 

  1. a. Penyerahan makalah oleh masing-masing bakal calon yang berisi tentang visi,misi dan program kerja strategis dalam pengelolaan kota
  2. b. Pemaparan makalah oleh masing-masing bakal calon
  3. c. Wawancara atau tanya jawab
  • Paling lama 4(empat) hari kerja walikota menyampaikan berita acara pemilihan calon anggota dewan kota kepada Gubernur
  • Paling lama 6(enam) hari kerja berita acara pemilihan calon anggota dewan kota disampaikan Gubernur kepada DPRD untuk mendapatkan persetujuan.
  • persetujuan DPRD paling lama 30(tigapuluh) hari disampaikan kembali kepada Gubernur untuk ditetapkan sebagai Anggota Dewan Kota dengan Keputusan Gubenur.
  • Apabila waktu 30(tigapuluh) hari belum ada persetujuan dari DPRD maka proses dapat dilanjutkan oleh Gubernur secara administrasi sebagai Anggota Dewan Kota dengan Keputusan Gubenur.
 
Sambil menunggu hasil persetujuan DPRD mari kita simak sedikit tentang masa bakti, tugas dan fungsi dewan kota.
 

Pengukuhan dan Masa Bakti

  • Pengukuhan Anggota Dewan Kota dilakukan oleh Walikota dalam suatu upacara yang ditandai dengan pengucapan sumpah/janji
  • Masa bakti Anggota Dewan Kota selama 5(lima) tahun dan berakhir bersamaan dengan pengukuhan dan pengucapan sumpah janji anggota yang baru.
  • Anggota Dewan Kota dapat dipilih kembali hanya untuk 1(satu) periode berikutnya.
  • Biaya untuk penyelenggaraan kegiatan Anggota Dewan Kota dan Operasional sekretariat dibebankan pada anggaran masing-masing kota.
  • Biaya tersebut sekurang-kurangnya terdiri dari Uang Kehormatan, Biaya Operasional dan Kesekretariatan dengan besaran nominal ditetapkan sesuai kemampuan keuangan daerah.

Tugas dan wewenang anggota Dewan Kota

Anggota Dewan Kota mempunyai tugas :

  • membantu walikota dalam penyelenggaraan pemerintahan kota
  • berperan serta dalam penyelenggaraan pembangunan dan peningkatan pelayanan masyarakat
  • menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat kepada walikota
  • menggerakkan dan mendorong peran serta masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat
  • membantu walikota dalam menginformasikan berbagai kebijakan pemerintah kepada masyarakat
  • ikut serta membantu walikota dalam memantau pelaksaaan pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat
Demikian sedikit uraian tentang mekanisme pemilihan Bakal Calon Anggota Dewan Kota/Kabupaten khususnya Kota Jakarta Selatan mudah-mudahan akan berjalan lancar, transparan, aman terkendali dan demokratis.Diharapkan masing-masing pihak bakal calon harus sudah siap mental untuk menerima kekalahan dan mendukung bakal calon yang terpilih.